Silaturrahmi Dengan Toga Dan Tomas, Bupati Ajak Bersama Jaga Kerukunan Umat Di Jombang

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kamis, 13 Juli 2017

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang menggelar silaturahmi dengan tokoh  agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas), Rabu (12/7).

Dalam silaturahmi yang digelar di Kantor Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jombang di Jalan Urip Sumoharjo No 47 Jombang itu, Bupati Nyono mengajak toga dan tomas ikut menjaga kerukunan di masyarakat.

“Pertama atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang saya sampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf lahir dan Batin. Saya sangat menyambut baik pertemuan ini sebagai wujud komitmen kita bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta kondusifitas wilayah Kabupaten Jombang khususnya,” kata Bupati Nyono dihadapan para toga dan tomas.

Pertemuan dengan seluruh elemen masyarakat, menurut Bupati Nyono sangat penting untuk dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Sebab demi mewujudkan situasi yang kondusif di masyarakat, mustahil dilakukan tanpa melibatkan toga dan tomas.

“Untuk itu saya berharap agar para tokoh masyarakat dan tokoh agama diharapkan mampu menjadi contoh panutan maupun suri tauladan yang baik bagi masyarakat lingkungan sekitar. Para pemuka agama juga diharapkan dalam ceramahnya selalu memberikan kesejukan hati agar tidak terjadi konflik yang berlatar belakang agama,” harapnya.

Jika ada gejolak-gejolak dimasyarakat, lanjut Bupati Nyono, agar dibicarakanlah dengan musyawarah dan damai sehingga bisa menjaga persoalan sekecil apapun yang berpotensi konflik. “Ibaratnya api kecil kalau tidak cepat dipadamkan bisa menjadi api besar yang membakar sehingga merugikan banyak orang begitu pula persoalan kecil jika tidak diredam bisa meluas menjadi konflik,” ujarnya.

BUpati Nyono juga berharap agar semua pihak selalu memperkuat toleransi antar pemeluk agama. Tidak hanya sekedar pluralitas tapi bagaimana agar keberagaman bisa membawa manfaat. “Tentu saja untuk mencapai hal tidak ada jalan lain kecuali menjalin silaturahmi dan dialog yang berkelanjutan antar umat seperti yang kita laksanakan sekarang,” pungkasnya. (Jodi)