PKK Kabupaten Jombang Ambil Bagian Pada Kenduren Durian Wonosalam

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Selasa, 13 Februari 2018

Ribuan warga Jombang dan beberapa warga Kabupaten/Kota tetangga tumpah ruah memadati wilayah Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jatim, Indonesia. Mereka menghadari event tahunan yang digelar diarea Lapangan Wonosalam pada hari Minggu (11/02/2018) pagi.

Agenda tahunan KenDuren_Wonosalam Pemkab Jombang ini sebagai perwujudan rasa syukur kepada Alloh SWT. Satu tumpeng raksasa setinggi 12 meter yang berdiameter 5 meter ini dikelilingi oleh 9 tumpengan kecil durian dan hasil agro dari 9 desa yang ada di Wonosalam. Tumpeng berisi 2018 buah durian khas Wonosalam ditata indah diantara hasil bumi lainnya yang  siap diperebutkan oleh ribuan masyarakat yang hadir.

Rangkaian kegiatan KenDuren dimulai dengan tanam durian Bido & pementasan wayang kulit semalam suntuk di lapangan Wonosalam dengan dalang Ki Anom Dwijo Kangko pada 4 Februari 2018. Pameran produk unggulan pada 10 dan 11 Februari 2018 di lapangan Wonosalam. Hiburan kuda lumping dan Kontes Durian serta campursari pada 10 Februari 2018. Ludruk Cak Kartolo di Kampoeng Djawi pada 10 Februari 2018.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang juga ambil bagian dalan pameran produk unggulan pada even tersebut. Stand PKK Kabupaten Jombang menghadirkan wisata kuliner. Aneka kuliner menu Warung Gunung Wonosalam, seperti Kolak Ketan Durian dan Nasi Kikil. Selain itu juga menjual produk KRPL dari Geneng,  sate jamur,  tahu susu, air mineral Maqoo dan olahan dari KRPL desa Wonomerto. “Alhamdulillah, stand kuliner PKK Kabupaten Jombang, semuanya habis laris manis”, tutur Nikmah dari Pokja 3 PKK Kabupaten Jombang, yang bertugas bersama anggota Pokja 3 PKK .

W.E Tjitrawatie Plt Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Jombang menjelaskan  bahwa kegiatan Kenduren Durian ini bertujuan untuk : (a). Meningkatkan potensi wisata Wonosalam sebagai salah satu destinasi wisata, (b). Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Wonosalam, (c). Meningkatkan kecintaan dan apresisasi masyarakat pada potensi wisata Wonosalam, (d). Menggali, mengembangkan dan melestarikan potensi wisata Wonosalam sebagai aset wisata Jombang, (e). Menumbuhkembangkan semangat serta kreativitas masyarakat untuk bisa mandiri dalam mengembangkan potensi derah, (f). Meningkatkan kesadaran, mencintai dan melestarikan alam.

Pada event Kenduren Durian Wonosalam 2018 ini pemerintah Kabupaten Jombang memberikan beberapa piagam penghargaan secara simbolis kepada mantan camat Wonosalam Senen sebagai Penggagas KenDuren, Kepala Desa Galangdewo Wartomo selaku Ketua Panitia, PPL  dan beberapa tokoh masyarakat.

Hj. Mundjidah Wahab wakil bupati Jombang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Panitia lokal maupun Kabupaten serta pihak-pihak yang turut mensukseskan acara ini serta kepada seluruh warga masyarakat Jombang dan sekitarnya yang telah hadir meramaikan. Hj. Munjidah Wahab berharap agar KenDuren ini terus dilestarikan, sebagai salah satu ikon wisata Kabupaten Jombang. “Dengan KenDuren ini semoga hasil bumi Wonosalam semakin baik dan masyarakatnya semakin makmur”, tutur Mundjidah Wahab

Sebagai warga Jombang kita patut untuk berbangga hati dan kita berkewajiban untuk melestarikan budaya kearifan lokal, memberikan ide masukan dan saran demi suksesnya acara di tahun-tahun kedepannya.