Ketua TP PKK Kabupaten Jombang: "Mari Sukseskan Imunisasi MR"

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Jumat, 21 Juli 2017

 

Kampanye Imunisasi MR (Measles Rubella) serentak dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2017. Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang telah menggelar Advokasi dan Kampanye  Pengenalan (Introduksi) Imunisasi   MR (Measles Rubella).

Kegiatan ini didukung oleh PKK se Kabupaten Jombang, dan organisasi seperti  Muslimat dan Aisyiyah. Kegiatan sosialisasi menghadirkan pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan dilaksanakan pada  Selasa(18 Juli 2017) di Ruang Pertemuan UPT Pelatihan Kerja Jl. Anggrek 4 Jombang.

Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Puji Umbaran menjelasakan bahwa  Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, namun jika penyakit ini  menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dampaknya dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan  meliputi kelainan pada organ tubuh seperti pendengaran, penglihatan dan keterlambatan perkembangan.

Tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella. Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus. Imunisasi Measles Rubella (MR) akan dilaksanakan  secara masal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

“Untuk bulan Agustus, Imunisasi MR akan diberikan untuk Anak Usia Sekolah 7 tahun sampai dengan kurang dari 15 tahun (SD/MI/ Sederajat, SMP/MTS/sederajat), Kalau ada yang sdh berusia 15 tahun bersekolah di SMU/sederajat  juga harus diberikan imunisasi MR.

Untuk bulan September, Imunisasi MR diberikan untuk Bayi Usia 9 bulan sampai dengan anak usia kurang dari 7 tahun dilaksanakan di Posyandu, Puskesmas terdekat dan  Sarana Pelayanan Kesehatan lainnya”, papar dr. Puji Umbaran.

Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, dalam sambutannya saat membuka acara tersebut mengajak para kader PKK, Ketua dan Pengurus Organisasi Wanita untuk turut menyebarluaskan informasi ini. Istri Bupati Jombang ini juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat juga jajaran kesehatan untuk memotivasi para  orang tua dan guru mendukung program pemerintah ini dalam rangka pencegahan Campak dan Rubella. “Mari kita manfaatkan bulan imunisasi MR ini untuk putra putri kita, lindungi buah hati kita  dari kesakitan, kecacatan, dan kematian karena penyakit Campak dan Rubella”, tutur Tjaturina.

Disampaikannya bahwa melalui sosialisasi ini, diharapkan mampu  memberikan wawasan tentang apa itu imunisasi measles rubella atau campak.  Imuniasai MR ini diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

“ Saya berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, bersama seluruh jajaran Puskesmas, Posyandu dengan dukungan masyarakat dapat mencapai target yang maksimal 100 persen bahkan lebih”, tandasnya.

Diharapkan tempat pelaksanaan atau pos kampanye MR di Kabupaten Jombang bisa dilakukan di Posyandu juga sekolah untuk memudahkan para peserta imunisasi. "Sekali lagi saya mengimbau kepada ibu-ibu yang memiliki anak usia 9 bulan hingga 15 tahun melakukan imunisasi MR untuk mencegah penyakit campak dan rubella," ujarnya.

Tjaturina menjelaskan, bahwa  biaya vaksinasi yang semula 400 ribu rupiah  ini, kini telah  ditanggung pemerintah, sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan melakukan investasi nol rupiah untuk masa depan anak bebas penyakit campak dan rubella. (Wati_Kominfo)