Musrenbang Tingkat Kecamatan Ploso Dan Kabuh Di Buka Bupati Jombang

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kamis, 01 Februari 2018

Musrenbang untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Jombang tahun 2019 di tingkat Kecamatan Ploso Dan Kabuh dibuka Bupati Jombang, Rabu (31/1). Pembukaan dihadiri sejumlah elemen mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Hadir pula Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Dapil setempat.

Musrenbang merupakan media aspirasi publik untuk menjaring usulan-usulan program yang bersifat bottom up, dimana masyarakat diikut sertakan dalam penyusunan program pembangunan pemerintah. Dengan adanya musrenbang ini diharapkan pembangunan fisik dan non fisik terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

Saat membuka Musrenbang tersebut, Bupati Nyono Suharli mengatakan salah satu tahapan untuk merencanakan pembangunan dan rencana kerja adalah melalui musrenbang. Karena tidak ada program kerja yg datang secara tiba tiba.

Pembangunan, kata Bupati harus diawali dengan perencaan, dan perencanaan semua berasal dari bawah yakni dari dusun, desa kemudian di bahas di tingkat kecamatan dan finalnya adalah musrenbang tingkat kabupaten, yang kemudian kembali dicari mana yg menjadi prioritas program pembangunan.

"Nah, di musrenbang tingkat kabupaten, akan diketahui mana program pembangunan yg menjadi prioritas,Namun tentunya harus di sesuaikan dengan anggaran yang ada," tandas bupati.

Lebih lanjut Bupati menyatakan, musrenbang merupakan langkah kongkrit merancang arah pembangunan secara transparan, berkualitas dan akuntabel. “Perencanaan pembangunan, harus selalu berkesinambungan sesuai dengan amanah aturan perundang undangan yang berlaku,”imbuhnya.

Bupati Nyono berharap musrenbang ini dapat menghasilkan usulan, masukan maupun saran serta partisipasi masyarakat untuk mewujudkan proses penyusunan rencana pembangunan yang lebih baik untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan Bupati, Wakil Ketua DPRD Jombang,M Subaidi Muchtar mengatakan harapan DPRD Jombang, untuk menentukan masa depan maka Pemerintah Kabupaten harus punya perencanaan yang baik. Oleh karenanya dibutuhkan musyawarah untuk menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.

"Dengan perencanaan yang baik, berarti kita telah menyelesaikan separo pekerjaan kita, oleh karena itu musrenbang ini sangat penting," ujarnya.

Suwignyo Camat Ploso mengatakan pembangunan di Kecamatan Ploso selama 3 tahun belakangan berjalan sangat signifikan. Hal ini menurutnya ditunjang oleh anggaran tiap desa yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Anggaran Dana Desa terus meningkat, tahun 2016 - 1'2 miliar, Bahkan 2017 mencapai  1'5 M perdesa. Ini berkat kebijakan Bupati Nyono yang luar biasa sehingga di ploso pembangunan maju pesat,”ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Eko Prihandono Camat Kabuh, program pemerintah daerah yang digelontorkan di wilayah kabuh sangat banyak dan telah dirasakan masyarakat, utamanya infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum.

“Kalau ditotal selama tahun 2017 mencapai 23 Milyar lebih untuk kabuh, itu dari APBD saja, belum anggaran dari pusat,”tandasnya.

Dulu, imbuh Camat Kabuh, kalau ke Kabuh jalan banyak yg tidak bisa dilewati namun sekarang kabuh seperti kota, banyak jalan yg dibangun dan tidak gelap lagi. [Kominfo/Hms]