Festival Ayam Dan Telur Di Kabupaten Jombang

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Jumat, 08 Desember 2017

Pertamakalinya, Festival Ayam dan Telur (FAT) 2017 digelar di Alun-alun Kabupaten Jombang  pada Minggu (19/11). Sejak pukul 05:30 WIB, suasana alon alon Jombang sudah dipenuhi masyarakat. Selain mereka memang bersiap senam rutin minggu pagi, sekaligus pagi itu untuk memeriahkan acara Festival Ayam dan Telur.

Acara ini diramu oleh  Ikatan Minat Profesi Veteriner Kesper (Kelompok Studi Perunggasan) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jombang, Dinas Peternakan Jombang dan didukung oleh stake holder perunggasan nasional.

Kampanye gizi ayam dan telur bertema “Ayam dan Telur Menyehatkan dan Mencerdaskan Masyarakat” ini diisi dengan senam missal bersama instruktur Perwosi Jombang, talkshow, pembagian 1.700 paket ayam dan telur, lomba mewarnai tingkat PAUD dan dimeriahkan dengan pembagian doorprize.

Event yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Tjaturina Wihandoko, Bunda Paud Jombang.

Panitia  Festival Ayam dan Telur mengharapkan acara ini dapat membantu promosi konsumsi ayam dan telur dengan cara mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi ayam dan telur bagi masyarakat Jombang. Lomba mewarnai dengan tema ayam dan telur bagi anak PAUD yang digelar pada acara ini bertujuan memperkenalkan pentingnya konsumsi protein asal ayam dan telur sejak usia dini.

Bupati Jombang menandai dimulainya Festival Ayam dan Telur tersebut dengan makan bersama ayam dan telur yang disiapkan oleh panitia. " Kalau perlu setiap bulan atau setiap minggu selesai senam, bagaimana jika diadakan makan ayam telur di alun - alun, ditambah juga minum susu," ucap Bupati Nyono disambut tepuk tangan  oleh masyarakat yang berada di alun alun Jombang.

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan konsumsi daging ayam dan telur di masyarakat. Dalam talkshow yang disajikan pagi itu mengupas isu negative ketika mengkonsumsi ayam dan telur. 

Selain harganya mudah dijangkau, daging ayam dan telur mempunyai kandungan gizi yang mampu mencegah kerusakan jaringan otak permanen, pada anak usia dini dan masa pertumbuhan.(Wati)