Setelah Bupati Jombang, Keluarkan Kebijakan Distribusi E-KTP Door To Door Kerumah Warga

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Selasa, 05 Desember 2017

“Setelah Menghadap Kemendagri Jombang Dapat Tambahan Jatah Blangko Hingga 52 Ribu, Sehari Bisa cetak 2000 Blangko EKTP, Bupati Nyono Suharli Serahkan Sendiri KTP yang Sudah Jadi Ke Pemiliknya”

Kebijakan Bupati Jombang dengan meminta Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk mengantar ‘door to door’ KTP warga yang sudah jadi ke pemiliknya tentunya mendapat sambutan positif warga. Kini, usai melakukan perekaman data mereka tidak perlu lagi berjubel atau berebut antrean di kantor Dispendukcapil untuk mendapat KTPnya seperti yang sebelumnya terjadi.

Seperti halnya Debby Mochamad  warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, ia mengaku senang bahkan kaget karena KTP nya diantar langsung kerumahnya tanpa harus antri di Kantor Dispendukcapil. 

"Alhamdulillah, KTP saya sudah jadi, tanpa perlu antre untuk mengambilnya. Bahkan diantar sampai rumah. Tadi sempat kaget juga karena yang ngantar KTP saya Pak Bupati sendiri," katanya usai menerima KTP di rumahnya dari Bupati Nyono Suharli, Senin (4/12).

Senada dengan Debby, Adam Istighfar Kholiq warga Desa Bareng, Kecamatan Bareng yang KTP nya diantar langsung oleh orang nomor satu di Jombang tersebut juga mengaku senang. “Terima kasih Pak Bupati, karena telah melayani masyarakat dengan baik,”ujarnya usai menerima kartu identitas diri tersebut.

Seperti diketahui, Warga Jombang yang mengurus KTP elektronik atau e-KTP semakin dimanjakan dengan kebijakan baru tersebut. Setelah Bupati Jombang mengeluarkan kebijakan mengantarkan langsung KTP ke pemiliknya, Kini mereka tidak perlu lagi berdesak-desakan untuk mendapatkan kartu identitas tersebut.

Jadi, warga yang mengurus EKTP, setelah mengumpulkan berkas dan dinyatakan lengkap sesuai prosedur dan dilakukan perekaman data, selanjutnya warga cukup duduk manis di rumah. Karena petugas akan mengantar e-KTP tersebut ke rumah warga yang bersangkutan apabila KTP nya sudah jadi. Terobosan itu sebagai jawaban atas antrean panjang mengurus KTP yang selama ini terjadi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, menjelaskan penyebab terjadinya antrean panjang saat mengurus e-KTP di kantor Dispendukcapil salah satunya adalah tak sebandingnya ketersediaan blangko e-KTP dengan pemohon e-KTP sehingga dibutuhkan lebih banyak blangko E KTP agar bisa mencetak lebih banyak EKTP setiap harinya.

"Oleh karena itu,minggu lalu  saya menghadap ke Kementrian Dalam Negeri, dan bertemu dengan Dirjen Adminduk Untuk meminta tambahan jatah blangko e-KTP. Dan Alhamdulillah di setujui. Jombang mendapat tambahan sekitar 52 Ribu blangko e-KTP," ungkapnya,Kamis (30/11).

         

Dengan demikian, lanjut Bupati Nyono, ia langsung memerintahkan kepada Kantor Dispendukcapil untuk mencetak 2000 e-KTP perharinya dan agar didistribusikan dor to dor kerumah warga yang ktpnya sudah jadi.

"Kalau sebelumnya kita jatah hanya 500 lembar e-KTP perhari, sekarang setiap hari Dispendukcapil mencetak e-KTP sebanyak 2.000 lembar, sehingga setiap desa mendapat jatah enam lembar e-KTP setiap harinya. KTP tersebut pun akan diserahkan langsung kepada pemilik di rumah,"ungkap Bupati Nyono.

Dengan kebijakan baru ini, di target perekaman e-KTP akan tuntas pada Desember mendatang. Target itu realistis mengingat saat ini terdapat 60 ribu warga yang belum melakukan perekaman.(Jodi)