Agar Taat Aturan, Pemkab Jombang Gelar Pembinaan Bagi Para Distributor Pupuk Bersubsidi

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kamis, 02 Nopember 2017

Pupuk merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam produktivitas dan produksi komoditas pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Namun fakta dilapangan masih terdapat masalah tentang distribusi pupuk bersubsidi ini.

Semisal terjadi distribusi pupuk diluar wilayah yang ditentukan. Disamping itu juga masih banyak keluhan dari para petani mengenai harga eceran tertinggi yang dianggap memberatkan petani.

Oleh sebab itu Pemkab Jombang menggelar pembinaan bagi toko atau kios pupuk bersubsidi yang ada di Kabupaten Jombang. Pembinaan dilakukan di Ruang Bung Tomo Pemkab, Kamis (2/11) yang dihadiri para pemilik Toko/kios menyedia pupuk bersubsidi, Gapoktan dan para petani.

Pembinaan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran bagi para distributor maupun pengecer pupuk agar dalam mendistribusikan pupuk tetap mematuhi peraturan perundang undangan yang berlaku.

Mengingat pupuk yang diedarkan merupakan pupuk bersubsidi yang ditujukan untuk petani. Sehingga baik petani maupun pedagang sama sama memperoleh kesejahteran.

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko saat memberi pengarahan mengatakan pemerintah berkepentingan melakukan berbagai regulasi kebijakan dibidang pupuk dengan tujuan terwujud iklim yang kondusif bagi penyediaan pupuk.

Pemerintah, Lanjut Bupati Nyono dalam menyediakan pupuk telah menerapkan subsidi pupuk yang menyebabkan harga pupuk terjangkau oleh petani. Dengan kebijakan subsidi tersebut maka pupuk bersubsidi menjadi barang dalam pengawasan.

“Dengan demikian semua pihak harus mentaati aturan yang berlaku. Saya berharap dalam proses penyaluran dan pengadaan pupuk bersubsidi dapat berjalan lancar dan sesuai harapan semua pihak khususnya para petani yang membutuhkan,”Ujar Bupati Nyono Suharli. (Kominfo/Hms)