Wabup Jombang Hj.Mundjidah Wahab, Semoga Keluarga Tabah Menghadapi Musibah Ini

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Selasa, 20 Desember 2016

Yuli Khorotin Istri dari Serma M.Khudori (39 Th) tak kuasa menahan isaknya, dirinya masih tak percaya bahwa suaminya telah tiada, Senin (18/12/2016). Serma M.Khudori merupakan salah satu kru pesawat Hercules C-130 HS milik TNI Angkatan Udara (AU) dengan nomor registrasi A-1334 yang jatuh di Gunung Lisuwa Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya.

Tangis Yuli Khorotin semakin tak tertahankan saat Wakil Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab datang mengunjungi rumahnya yang ada di Desa Pulogedang Kecamatan Tembelang, sebelum jenasah diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir.

                                                

                                (Wabup Hj.Mundjidah saat menenangkan Istri dan Anak Serma M.Khudori)

Saat datang kerumah duka, Wabup didampingi Dandim 0814/Jombang Letkol Arh M.Fatkhurahman dan Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto. Istri dan Kedua anak Almarhum Serma M.Khudori langsung dipeluk Hj.Mundjidah Wahab.

“Ini adalah musibah jadi kita harus sabar,mari kita doakan semoga arwah ayah (M.Kudori) diterima disisi Allah,”bisik Wabup kepada Istri dan anak Almarhum.  

Isak tangis dari Istri dan anak almarhum masih tak terbendung sesaat sebelum jenasah diberangkatkan ke pemakaman. Wabup Hj.Mundjidah pun terus berusaha memberikan kekuatan dan ketabahan kepada mereka sambil terus memeluk Istri dan Anak anak Almarhum.

“Atas musibah ini ,Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jombang menyampaikan belasungkawa sedalam dalamnnya. Semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan tetap diberi ketabahan dan kesabaran,”Ucap Hj.mundjidah Wahab.

                                       

Serma M Khudori dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang. Pemakaman dilakukan secara militer. Tembakan salvo mengiringi pemakaman itu.

Seiring tembakan salvo ke udara, jenazah pria kelahiran Tulungagung 15 Pebruari 1979 iti diturunkan ke liang lahat. Upacara pemakanan itu dipimpin secara langsung oleh Komandan Satuan Radar 222 Ploso Jombang, Letkol Dwi Purnomo.

Dwi Purnomo mengatakan, sosok almarhum pantas menjadi tauladan bagi prajurit lainnya. Dia mengabdikan dirinya untuk banhsa hingga akhir hayat. "Selama berdinas di AU, dedikasi almarhum sangat bagus. Semoga keluarga tabah menjalani cobaan ini," ujar Adi.

Seperti diketahui, Pesawat Hercules C-130HS milik TNI Angkatan Udara (AU) dengan nomor registrasi A-1334 yang jatuh di Gunung Lisuwa Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (18/12/2016) pagi. Sebanyak 12 kru dan 1 penumpang yang ada di dalam pesawat itu tewas.

Berikut nama 12 awak plus 1 penumpang

1. Mayor Penerbang Marlon A. Kawer sebagai instruktur penerbang

2. Kapten Penerbang J. Hotlan F. Saragih

3. Letnan Satu Penerbang Hanggo Fitradhi

4. Letnan Satu Arif Fajar Prayogi sebagai navigator

5. Pembantu Letnan Satu Lukman Hakim sebagai juru radio udara

6. Pembantu Letnan Satu Suyata sebagai juru mesin udara I

7. Pembantu Letnan Satu Khusen sebagai juru mesin udara II

8. Sersan Mayor Khudori sebagai juru mesin udara II

9. Pembantu Letnan Satu Agung Tri W. sebagai load master I

10. Pembantu Letnan Dua Agung S. sebagai load master II

11. Sersan Mayor Fatoni sebagai load master II

12. Sersan Dua Suyanto sebagai kru tambahan

13. Kapten Rino - penumpang dinas dari satuan radar 242 Biak, Papua. 

 

(AndikJodi/Humas)