Kabupaten Jombang Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kamis, 13 Oktober 2016

Kabupaten Jombang kembali menuai prestasi di tingkat provinsi. Kali ini, kota santri mendapat penghargaan Swasti Saba Wiwerda (Kabupaten Sehat) dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya usai upacara peringatan Hari kelahiran Provinsi Jatim yang ke-71, Rabu (12/10) pagi.

                                    

Penghargaan itu diraih atas upaya Kabupaten Jombang dalam mewujudkan wilayah yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduknya melalui sejumlah program.

“Alhamdulillah sebelumnya Kabupaten Jombang telah ditetapkan sebagai Kabupaten Sehat dengan 2 tatanan, sekarang meningkat menjadi empat tatanan,” kata Bupati Nyono Suharli Wihandoko usai menerima penghargaan sekaligus mengikuti upacara HUT ke 71 Provinsi Jawa Timur.

Empat tatanan tersebut adalah tatanan pemukiman dan sarana prasarana sehat, tatanan masyarakat sehat mandiri, tatanan lalu lintas dan pelayanan transportasi sehat dan Ketahanan Pangan.

“Penghargaan Kabupaten sehat tahun ini adalah Swasti Saba Wiwerda dengan 4 tatanan sehat. Yang dinilai yaitu lingkungan sarana prasarana sehat dengan leading sector Dinas PU Ciptakarya, Tertib Laluintas dan tranportasi leading Dinas Perhubungan (Dishub), ketahanan pangan dan gizi leading kantor Ketahanan Pangan dan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Bapeda yang disupport Forum Kabupaten sehat, bapak-ibu camat, PKK, Stikes, dan Ormas. Jadi, ini kerja bareng, sukses bareng,” jelas Bupati Nyono.

Bupati Nyono pun berterimakasih kepada semua yang sudah ikut terlibat dalam menyukseskan usahanya tersebut. Ia juga berharap semua pihak bisa tetap berupaya memperbaiki semua sektor pelayanan. “Terimakasih untuk semua, semoga menjadi kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Bupati Nyono berjanji tidak akan berhenti setelah mendapat penghargaan di tingkat provinsi. Tapi, selanjutnya akan mengejar target mendapatkan penghargaan hingga tingkat nasional. ”Setelah ini tugas kita melaju ke tingkat nasional pada tahun 2017,” pungkasnya.

Upacara tersebut diikuti lebih dari tiga ribu peserta yang berasal dari berbagai lembaga pemerintah, militer dan elemen masyarakat. Di antaranya masing-masing satu pleton dari Brimob Polda Jatim, TNI, akademi Angkatan Laut, akademi pelayaran, akademi teknik keselamatan penerbangan serta KORPRI. Selain itu masyarakat umum juga tampak hadir untuk melihat jalanya upacara.

Selain Gubernur Jatim Soekarwo, hadir juga dalam upacara tersebut, pejabat forum pimpinan daerah (Forpimda), seperti Saifullah Yusuf Wakil Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, Pangarmatim, Ketua DPRD Jatim, DanKobangdikal, dan Bupati/Wali Kota Se Jawa Timur. (AndikJodi/Humas)