Bupati Dan Wabup Jombang Prihatin Atas Kecelakaan Yang Menimpa 11 Pelajar Saat latihan Gerak Jalan

  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Kamis, 04 Agustus 2016

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menghimbau kepada seluruh Camat maupun para Kepala Sekolah agar mengintruksikan pelatihan paskibraka ataupun gerak jalan yang dilakukan untuk menyambut HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia  untuk tidak menggunakan jalur utama jalan raya.

Hal ini menyusul kejadian kecelakaan yang menimpa 11 pelajar SMPN 1 Mojowarno yang tertabrak truk, Rabu (3/8/2016), saat sedang melakukan latihan baris berbaris.

“Untuk latihan gerak jalan atau baris berbaris, tidak usah menggunakan jalan raya, kan jalan jalan protokol, jalan desa sekarang ini sudah baik semua,itu bisa digunakan untuk latihan,”kata Bupati Nyono Suharli.

Oleh karena itu, Bupati Nyono Suharli menghimbau agar agar dalam melakukan latihan baris berbaris ini untuk selalu memperhatikan faktor keamanan keselamatan peserta, pelatih dan masyarakat. “jangan sampai ketika latihan gerak jalan malah memakan banyak korban,jadi faktor keamanan dan keselamatan ini harus diutamakan,”tegasnya.

(Wabup Saat Kunjungi Korban Kecelakaan  latian gerak jalan)

Sementara itu, usai tragedi kecelakaan itu, siangnya Wakil Bupati Jombang Hj.mundjidah Wahab langsung mengunjungi para korban kecelakaan yang masih dirawat di Rumah Sakin Kristen (RSK) Mojowarno.  Wabup mengaku prihatin dengan kejadian ini, mereka yg mengalami kecelakaan adalah dalam rangka berjuang untuk latihan dalam menyambut kemerdekaan bangsa indonesia,

“semoga mereka cepat diberikan kesembuhan, para orang tua korban saya harap bisa sabar,”tutur Hj.mundjidah Wahab ketika melihat satu persatu korban di RSK Mojowarno.

Seperti diberitakan, Latihan baris berbaris dalam rangka Agustusan yang digelar Siswa/Siswi SMP Negeri 1 Mojowarno  berujung petaka. Hal ini karena saat latihan di jalan, sebanyak 11 pelajar ini ditabrak truk, Rabu (3/8/2016). Selanjutnya, para pelajar itu dilarikan ke RSK (Rumah Sakit Kristen) Mojowarno. Kapolsek Mojowarno AKP Wilono membenarkan kejadian tersebut. "Kejadiannya sekitar pukul 08.15 WIB di Jl Merdeka Mojowarno. Yang menjadi korban 11 pelajar. Mereka menderita luka ringan dan berat," terangnya. (AndikJod/Humas)