Langsing Dengan Cara Menyenangkan

Langsing dengan Cara yang Menyenangkan?

Bisa, Begini Caranya

Tubuh ramping nan sehat menjadi idaman banyak orang, baik pria maupun wanita. Ingin memiliki tubuh ramping tetapi enggan menderita karena diet yang terlalu ketat? Tenang, Anda bisa menerapkan diet menyenangkan ala pakar gizi dan diet asal Chicago ini. 

Pertama, definisi frasa "menyenangkan diri sendiri" perlu diluruskan. Pasalnya, kebanyakan orang menganggap bahwa menyenangkan diri sendiri adalah mengudap sekotak es krim atau duduk santai menonton televisi. Tetapi Dawn Jackson Blatner, ahli diet dan ahli gizi di Chicago, justru beranggapan sebaliknya. Menurutnya hal yang membuat tubuh senang justru memberikan tubuh cukup energi, mengupayakan bobot ideal, dan menjaganya agar tetap sehat.

Bagaimana caranya agar tubuh menjadi ramping tetapi tetap menyenangkan? Nah, ini dia cara merampingkan tubuh ala Blatner, seperti dikutip dari CNN pada Jumat (25/4/2014).

1. Menerapkan aturan meja, piring, dan kursi. 
Setiap kali makan, Anda harus memiliki tiga hal, yakni meja, piring, dan kursi. Blatner mengungkapkan bahwa tiga hal tersebut dapat menghindarkan seseorang dari mengudap camilan pada tengah malam atau menyantap ekstra kalori dari makanan cepat saji saat mengemudi mobil. 

2. Mengelola motivasi
Untuk merampingkan tubuh, motivasi adalah salah satu elemen paling penting. Motivasi adalah sumber daya tak terbatas yang harus dipelajari, dikembangkan, dan dikelola. Tetapi seperti otot, suatu saat motivasi tersebut mungkin akan jatuh kelelahan. Untuk itu, motivasi juga harus diisi ulang setiap hari dengan tidur berkualitas. 

3. Berpikir realistis
Salah satu kendala terbesar saat ingin menurunkan bobot tubuh adalah ekspektasi yang tidak realistis. Misalnya, menginginkan bobot turun hingga seperti ketika masih SMP atau SMA. Target semacam itu justru akan merusak rencana untuk berdiet bahkan sebelum upaya sempat dilakukan. Demikian menurut Gary Foster, psikolog sekaligur pimpinan Center for Obesity Research and Education di Temple University. 

4. Memilih teman yang baik
Menurut Dr. Robert Kushner, lingkungan sosial turut memengaruhi kebiasaan seseorang. Perokok berkumpul dengan perokok dan peminum dengan peminum. Orang cenderung memiliki kebiasaan yang sama dengan orang di sekitarnya. Oleh sebab itu, temukan teman-teman yang memiliki kebiasaan sehat sehingga Anda juga menjadi lebih sehat.

5. Mencermati isi keranjang belanja 
Diagram piring menyebutkan bahwa piring harus terbagi ke dalam empat bagian, yakni buah, biji-bijian, sayuran, dan protein. Nah, keranjang belanja Anda juga harus menerapkan aturan tersebut. Cermati dengan cepat untuk memastikan bahwa isinya adalah 25% protein, 25% sumber karbohidrat, dan 50% buah dan sayur.

6. Acara tertentu? Tidak harus ikut makan kok
Orang biasanya akan mengudap atau makan saat menonton film di bioskop, berada di ulang tahun kerabat, atau menghadiri pesta. Tetapi jika ingin bobot turun, Anda harus menghindari ikut-ikutan makan saat orang lain makan. Rencanakan apa yang akan Anda raup hari itu dan patuhi.

7. Ingat: "Saya layak untuk jadi ramping."
Banyak orang yang menginginkan sesuatu, tetapi kemudian berpikir bahwa itu tidak akan terjadi. Untuk itu, menyugesti diri sendiri perlu dilakukan. Camkan pada diri sendiri bahwa Anda layak untuk sehat, terlihat menawan, terlihat ramping, dan merasa nyaman.

8. Menerapkan target yang S-M-A-R-T
Terapkan target diet yang SMART, yakni specific (spesifik), measurable (terukur), attainable (dapat dicapai), realistic (wajar), and timely (mengandung unsur waktu). Dengan menerapkan target diet yang bersifat SMART, Anda lebih berpeluang untuk mewujudkannya. Misalnya, target "saya akan berjalan kaki selama 30 menit setiap hari mulai bulan depan" lebih SMART dibanding "saya akan lebih aktif".

9. Memperbanyak berdiri
Banyak orang yang menghabiskan delapan jam dalam satu hari untuk duduk di depan meja kerja, ditambah lagi dengan tiga jam duduk di rumah. Padahal, efek buruk gaya hidup sedentari semacam itu tak dapat ditangkal meski dengan berolahraga setiap hari. Nah, Anda harus mencoba untuk lebih aktif di kantor, misalnya berdiri saat mengangkat telepon, berjalan menghampiri rekan kerja, atau memilih menggunakan tangga ketimbang lift. 

10. Belajar menangani stres
Stres dapat menjatuhkan motivasi untuk berdiet. Sayangnya, hidup tanpa mendapat tekanan tidak mungkin didapatkan. Untuk itu, Anda harus belajar untuk berdamai dengan stres. Jika merasa stres akibat tekanan pekerjaan, cobalah untuk mengatasinya dengan hal-hal positif seperti berjalan-jalan atau yoga, ketimbang mengudap kue cokelat atau menenggak alkohol.

(vit/vit)

 

 

sumber : health.detik.com/

KAPDEP