Buku Tamu

  • Edy Bagong

    Rabu 26 Oktober 2016, 8:49:05

    Mhn tindak lanjut perihal guru Olahraga di SMP 1 Sumobito yang mengkomersilkan pelajaran dengan dalih wajib renang sehingga kami perwakilan walimurid mearasa keberatan karaena anal=anak kami wajib membayar renang hampir tiap minggu sebesar 7000. Terimakasih atas perhatiannya

  • Nona

    Senin 10 Oktober 2016, 6:38:56

    Bapak, bagaimana potensi kerajinan yang baik.

  • m nur ihwan

    Minggu 09 Oktober 2016, 12:05:17

    Selamat siang. Dengan kesempatan ini saya ingin menyampaikan keluh kesah kami akibat dari usaha tetangga saya yg ada didesa janti rt 003/ rw 003 jogoroto jombang,, usaha itu adalah usaha pengolahan kulit kambing dan dampak dari usaha itu ialah timbulnya bau yg tak sedap apalagi usaha tersebut tepat dibelakang ruah saya,,,, Dan yg jd masalah seolah olah aparatur didesa saya menutup mata dan telinga mereka tentang hal ini padahal dampaknya sngat tidak mengenakkan khususnya bagi keluarga saya,,,,,, Mungkin dg saya menulis ini keluh kesah kami skeluarga bisa ada yg menampung dan syukur syukur kalau bisa ditemukan jalan keluarnya,,, sekian dari saya terimakasih,,,

  • joko p

    Minggu 02 Oktober 2016, 13:18:54

    Mau nanya pak.. di desa saya (gbdr) kcmtn plandaan ada satu wacana di mana kades yg katanya telah berkonsltsi dgn camat, bermaksud memberhentikan dan mengganti bendahara desa tanpa alasan yang dibenarkan hanya krn bendahara desa dianggap kaku thdp aturan pengelolaan keuangan desa. bndhr desa bersikukuh mengikuti aturan di mana uang hanya bisa dicairkan jika melalui prosedur sbgmn petunjuk bupati ttg pengelolaan keuangan desa dan permendagri no 113 thn 2014 ttg hal tsb. mslhnya lpmd menghendaki uang pembangunan fisik dicairkan di muka, istilahnya diberikan "glondongan". nah, krn itu lpmd memberi saran kpd kades untuk mengganti bendhr desa yg dijabat oleh staf keuangan dgn staf lain. padahal nyata2 dalam permendagri dimaksud dan perbup jombang yg berkaitan dgn pengelolaan keuangan desa disebutkan bhw bendahara desa dijabat oleh staf keuangan. mohon ditanggapi shg uang dana desa bisa diselamatkan. terima kasih.

  • Gatra

    Selasa 13 September 2016, 18:05:11

    Assalamu'alaikum mohon dapatnya perhatian perbaikan jalan yg layak di daerah dusun jejel desa mangunan kec.kabuh.. jalanan persawahan di daerah jombang selatan sudah beraspal tapi disini ya begitulah !!!....serta tolong diperhatikan nasip petani tembakau yg kian hari tembakau basah harganya murah tapi rokok mahal.. terima kasih Wassalam''...

  • Agung

    Kamis 01 September 2016, 7:43:39

    Pembuatan KK dan ektp sungguh sangat mengecewakan. Pelayanan yang sangat lambat dan bertele2. Mohon diperbaiki. Antrian nya sungguh tidak masuk akal.

  • andi

    Selasa 30 Agustus 2016, 18:00:31

    kenapa belum ad pelayanan terpadu di kab jombang khususnya desa bandung

  • umar

    Kamis 18 Agustus 2016, 12:41:51

    Kepada yang terhormat Pemerintah KAB.Jombang Saya mewakili teman dan kerabat saya yang ekonominya dibawah standart kebutuhan sehari2. Saya bermusyawaroh sama mreka tentang potensi usaha peternakan atau pertanian yang dapat mengangkat ekonomi mereka. Namun sekali lagi kita terbentur oleh modal. Yang semestinya usaha tersebut bisa mengangkat perekonomian berhubung tidak adanya modal akhirnya kita cuma bisa mengandai andai. Kepada yang terhormat jajaran pemerintah kab.jombang adakah solusi jika kita membentuk kelompok tani atau kelompok perternakan dan mengajukan bantuan kepada pemerintah berupa pembiayaan "modal" untuk merealisasikan usaka kelompok tersebut. Jikalau ada langkah awal apa yang harus kami perbuat. Terimakasih sebesar besarnya atas perhatiannya.

  • Bayu

    Jumat 22 Juli 2016, 21:34:47

    Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang saya hormati<br><br> <p>Saya Bayu dari Dsn. Maron, Ds. Sidowarek, Kec. Ngoro, saya mau berkeluh kesah tentang kelakuan petani pemilik sawah yang sawahnya berdekatan dengan perumahan warga khususnya di dekat rumah saya. Hasil panennya di angkut di jalan desa, di "blower" juga di jalan desa, sisa panen di biarin di jalan desa dan yang makin parah dibakar di jalan desa juga.</p> <p>Kalau waktu panen di bawa kejalan masih bisa di bersihkan, debu hasil "blower" juga bisa di bersihkan walau bagi yang alergi pada gatal-gatal, tapi kalau <b>ASAP</b> yang di timbulkan tidak pernah di pertimbangkan apalagi di pikirkan. Sudah coba di obrolkan tidak ada tanggapan, sudah coba di tegur selalu saja di lakukan, kalo boleh tanya harus tanya atau melapor kemana biar keluhannya saya bisa di dengar? apakah harus menunggu ada korban dulu trus diliput wartawan berita nasional baru diperhatikan?</P> <p>Saya mohon dinas terkait seperti dinas pertanian mungkin ada penyuluhan agar tidak membakar sisa panen ataupun kalo di bakar di berikan cara agar warga sekitar tidak terlalu terkena dampak langsung dari asap pembakaran, kalo di anggap bencana mungkin dinas BPBD bisa memberikan pengertian dan penyuluhan pembakaran sisa panen bisa menyebabkan bencana asap dan dapat menimbulkan bencana penyakit masal.</p> <p>Mohon bisa diberikan solusi dan jawaban, terima kasih banyak</p>

  • Agung

    Kamis 16 Juni 2016, 8:25:32

    Kepada Pemerintah Kabupaten Jombang, maaf mau nanya : ALUN_ALUN itu sarana hiburan keluarga apa sarana PENGAMEN ya ????? Udah gitu pengamennya rata rata BUKAN WARGA JOMBANG tapi dari LUAR KOTA, saya tau dari percakapan mereka. Hampir 5 menit pasti ada yang minta uang ngamen, masak di depan Kantor Bupati kayak gitu ????? Mohon untuk di tindak lanjuti, Terimakasih banyak.

Ditemukan 4845

Buku Tamu Form