|
|
PENCARIAN |
|
|
 |
|
 |
|

 |
Lambang |
|
Lambang KORPRI adalah lambang organisasi KORPRI
dengan bentuk dasar terdiri dari: Pohon, Bangunan berbentuk balirung serta Sayap
yang dilengkapi dengan berbagai ornamennya.
Bagian Pokok
- POHON dengan 17 ranting, 8 dahan dan 45 daun, yang melambangkan perjuangan
sesuai dengan fungsi dan peranan KORPRI sebagai Aparatur Negara RI yang
dimulai sejak diproklamasikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada
tanggal 17-8-1945.
- BANGUNAN berbentuk balairung dengan lima tiang, melambangkan tempat dan
wahana sebagai pemersatu seluruh anggota KORPRI, perekat bangsa pad aumumnya
untuk mendukung Pemerintah RI yang stabil dan demokratis dalam upaya mencapai
Tujuan Nasional dengan berdasarkan Pancasila dan Jatidiri, Kode Etik serta
Paradigma Baru KORPRI.
- SAYAP yang besar dankuat ber-elar 4 di tengah dan 5 di tepi melambangkan
pengabdian dan perjuangan KORPRI untukmewujudkan organisasi yang mandiri dan
profesional dalam rangka mencapai cita-cita kemerdekaan Bangsa Indonesia yang
luhur dan dinamis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Bentuk
- Gambar bersifat simestris dua, dengan ukuran sesuai gambar tinggi 48 cm
dan lebar 38 cm.
Ukuran-ukuran bagian pohon: tinggi pohon di atas rumah 16 cm; lebar pohon
diantara ujung daun yang paling tepi 26 cm; lebar batang pohon di atas rumah
1,5 cm, berangsur-angsur meruncing ke atas.
- Ukuran-ukuran Bangunan balairung: lebar tiap bagian atas 4 cm; lebar atap
bagian bawah 24 cm; tinggi atap 4 cm; dan lebar rumah dari kiri sampai kanan
15,5 cm. Tinggi dinding rumah 3,7 cm; lebar tiang 1,5 cm; lebar pintu 2 cm;
tinggi pintu 3,5 cm; lebar tangga atas 18,5 cm; lebar tangga tengah 21 cm;
lebar tangga bawah 24 cm; tinggi tangga atas 0,5 cm; dan tinggi tangga tengah
0,7 cm.
- Ukuran-ukuran bagian sayap: ujuang sayap yang tertinggi terletak 6 cm dari
garis-garis atas dan 8 cm dari garis pinggir; Pertemuan sayap di bawah tepat
pada garis vertikal di tengah-tengah sejauh 3,5 cm dari bawah; Pertemuan dari
pangkal sayap selebar 2,5 cm dari bawah; Dua ujung-ujung sayap paling dalam
bertolak di titik 11 cm dari pinggir dan 24 dari atas; Dua sayap bawah
menyentuh garis sejauh 10 cm dari pertengahan garis bawah.
Makna
- Pengambilan motif pohon didasarkan atas tradisi Bangsa Indonesia yang
menggunakan motif tersebut sebagai lambang kehidupan masyarakat
- Motif balairung melambangkan tempat dan wahana yang menghimpun seluruh
anggota KORPRI guna mewujudkan Aparatur Negara yang netral, jujur dan adil,
bersih serta berwibawa untuk mendukung Pemerintahan RI yang stabil dan
demokratis dalam mencapai cita-cita dan Tujuan Nasional.
- Kelima tiang dari balairung melukiskan Pancasila sebagai dasar dalam
kehidupan berorganisasi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
- Motif sayap melambangkan kekuatan/kiprah/perjuangan KORPRI untuk
mewujudkan organisasi yang mandiri, dinamis dan modern serta profesional dalam
rangka mendukung terwujudnya cita-cita dan tujuan nasional RI
- Pangkal kedua sayap bersatu di tengah melambangkan sifat persatuan KORPRI
di dalam satu wadah yang melukiskan jiwa korsa yang bulat sebagai alat yang
ampuh, berstau padu dan setia kepada Pemeirntah untuk menyelenggarakan
tugas-tugas umum Pemerintahan dan pembangunan serta kemasyarakatan
- Sayap yang mendukung balairung dan pohon menggambarkan hakekat tugas
KORPRI sebagai pengabdi masyarakat yang mengutamakan kepentingan umum, Bangsa
dan Negara
- Pondamen yang melandasi dan mendukung balairung adalah sebagai loyalitas
tunggal KORPRI terhadap Pemerintan dan Negara, karena fungsi dan pondamen
tiada lain adalah memberi kekokohan dan kemantapan bagi bangunan yang berada
di atasnya
- Pohon dengan dahan dan kedaunan yang tersusun rapi teratur melambangkan
peran KORPRI sebagai pengayom dan pelindung bangsa sesuai dengan fungsi dan
peranannya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat di dalam Negara Republik
Indonesia
- Lantai gedung balairung yang tersusun harmonis piramidal,
melambangkanmental mutu/watak anggota KORPRI yang netral, jujur, adil yang
tidak luntur sepanjang masa bekerja tanpa pamrih hanya semata untuk
kepentingan bangsa dan negara
- Warna emas dari lambang mempunyai arti keluhuran dan keagungan cita-cita
kemerdekaan Bangsa Indonesia
 |
Atribut |
|
Lencana
Lencana adalah lambang KORPRI yang diperkecil
dengan ukuran tinggi 1,5 x 2 cm, dibuat dari logam dan bahan lain yang
berwarnakuning emas. Penggunaannya dipasang pada baju seragam dinas atau seragam
KORPRI di bagian dada atas sebelah kiri, sebagai bagian identitas PNS/ anggota
KORPRI.
Pakaian Seragam
Pakaian seragam ditetapkan berdasarkan Keputusan
DPP KORPRI Nomor 05/K-III/DPP/2003 tanggal 15 Maret 2003 tentang Pakaian Seragam
KORPRI. Perubahan corak/warna pakaian harus melalui Musyawarah Nasional.
Penggunaan pakian seragam KORPRI adalah
- Upacara-upacara resmi yang diselenggarakan
oleh KORPRI
- Upacara resmi yang ditentukan oleh Instansi
yang bersangkutan
- Rapat-rapat, pertemuan yang diselenggarakan
oleh KORPRI
 |
Mars Korpri |
|
Lagu Mars KORPRI ditetapkan berdasarkan
Keputusan Musyawarah Nasional VI KORPRI Nomor Kep-09/MUNAS/2004 tanggal 30
Nopember 2004. Lagu Mars KORPRI masih berlaku, namun diberikan kewenangan kepada
DPP KORPRI untuk menghubungi penciptanya apabila akan dilakukan penyesuaian
aslinya.
Tempo di Marcia
Con Vigore
Teks/Musik : EL Pohan
Satukan irama langkahmu
Bersatu tekad menuju ke depan
Berjuang bahu membahu
Memb'rikan tenaga tak segan
Berdasar Pancasila dan Undang-undang Dasar Empat Lima
Serta dipandukan oleh haluan Negara Kita maju terus
Membangun Negara yang jaya
Membina tekad menuju ke depan
Memakai akal dan daya
Membimbing, membangun, mengemban
Di bawah Panji KORPRI, Kita mengabdi tanpa pamrih
Di dalam Naungan Tuhan yang Maha Kuasa KORPRI Maju terus
|
 |