Home » Artikel dan Berita » Warta Jombang

Rayakan Tahun Baru Islam 1440 H Di Pendopo Pemkab Jombang

Pemerintah Kabupaten Jombang menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriah dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan. Dengan  mengharap tambahan Kebaikan, Barokah dan   Ridho Allah SWT, bertempat di pendopo pemerintah kabupaten Jombang (10/9/2018) sore hingga malam hari digelar sholat Magrib berjamaah, Istighosah,  doa melepas  akhir tahun 1439 H dan menyambut awal tahun Baru Islam 1440 H.

Hj. Mundjidah Wahab, wakil Bupati Jombang yang juga Bupati terpilih pada Pilkada 2018, hadir bersama Forkopimda, Pj Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag Lingkup Pemkab, Kepala Kemenag, Ketua FKUB, Camat se Kabupaten Jombang dan perwakilan anggota Polres dan Kodim 0814 serta Jamaah Pengajian PKK, organisasi wanita dan sejumlah aparatur dilingkup pemkab Jombang. Hj. Mundjidah Wahab mengajak masyarakat untuk menjadikan 1 Muharram, Tahun Baru Islam sebagai Momentum Dalam Membangun Generasi Yang Kreatif Berprestasi Dan Bertaqwa

Alhamdulillah,  Tahun Baru islam yang biasanya dirayakan di masjid, kali ini juga diselenggarakan di Pendopo Pemkab Jombang. Yang telah diawali dengan sholat Maghrib berjamaah, doa bersama, Istighosah, erta sholat Isya’ berjamaah. “Semoga dengan doa akhir tahun, yakni melepas tahun 1439 H, dan menyambut 1440 H  masyarakat Kabupaten Jombang  diberikan tambahan kebaikan, dan Barokalloh.  Dijauhakan dan dihindarkan dari berbagai ancaman juga musibah, Jombang kedepan lebih berkarakter dan berdaya saing, gemamah ripah lohjinawi, baldatun thoyibatun warobun gofur, tutur Hj. Mundjidah Wahab

Musibah yang dimaksud diantaranya dengan makin meningkatnya angka kasus narkoba, yang dampaknya akan merusak generasi muda, dan masyarakat. Plt.Bupati Jombang,  berharap semoga di tahun 1440 Hijriah ini kita semua dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi umat manusia, bangsa dan Negara. “Saya mengajak masyarakat Kabupaten Jombang untuk mengembangkan sikap toleransi, tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit demi mewujudkan persaudaraan Islam dan persatuan umat”, tuturnya.

Kabupaten Jombang ini terkenal dengan masyarakatnya yang majemuk, memiliki wawasan Kebhinekaan sejati, mampu menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis, saling menghormati, mencintai dan menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan. Hal ini terbukti dengan Pilkada yang berjalan aman,damai, kondusif, tanpa adanya gugatan,

Terlebih kedepan ini adalah tahun politik pemilihan legislative, juga Pilpres, mari kita semua bisa menahan diri dalam mengekspresikan sikap politiknya. Termasuk dalam menyampaikan pendapat agar tidak membuat suasana menjadi panas. Menurut politikus dari PPP ini bahwa, perbedaan pilihan politik tidak harus diwarnai dengan saling menjelekkan, memfitnah, menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

"Karena hal tersebut selain tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, juga dapat menimbulkan gesekan dan retaknya bangunan kebangsaan kita. Jadikanlah perbedaan aspirasi politik sebagai rahmat untuk saling menghormati dan memuliakan agar ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah tetap terpelihara," katanya.

Terakhir, Bupati Terpilih yang akan dilantik pada 24 september 2018 ini mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk  menjadikan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah sebagai tahun untuk  Membangun Generasi Yang Kreatif, berprestasi dan Bertaqwa”.

“Mudah mudahan apa yang kita lakukan dari awal hingga akhir yakni sholat berjamaah,  pembacaan surat Yasin, istighosah dan doa yang dipimpin oleh Kepala kementrian agama kabupaten Jombang dapat di terima Alloh SWT, semoga kesalahan yg kita lakukan selama tahun 1439 H dapat di ampuni oleh Allah SWT dan semoga di tahun 1440 H nanti kita akan lebih baik dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, generasi muda Jombang dapat tumbuh lebih baik,” ujarnya, diamini jamaah yang hadir. (Humas_Kominfo)