Home » Artikel dan Berita » Warta Jombang

Hadiri Perayaan Hari Raya Unduh Unduh, Wabup Sumrambah Tekankan Persatuan

Wakil Bupati Jombang Sumrambah menghadiri Pagelaran Wayang Kulit di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno, Minggu (11/5/19) malam. Pagelaran wayang kulit ini melengkapi Rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Raya Unduh Unduh. Sebelumnya pada paginya digelar pawai bangunan yang terbuat dari hasil bumi dan dilanjutkan dengan ibadah kebaktian syukur.
 

 
Sebelum pagelaran wayang kulit yang menampilkan Dalang Ki Eko Kondo dari Tulungagung, Wabup Sumrambah mengucapkan syukur karena Pilpres di Jombang bisa berlangsung aman dan lancar. Wabup pun menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Jombang khususnya Mojowarno atas partisipasi dalam pemilu yang telah digelar bulan lalu.

 
Pada kesempatan ini, Wabup meminta kepada masyarakat untuk melupakan segala perbedaan atas pilihan. "Sekarang sudah saatnya kita bersatu kembali, lupakan 01 maupun 02, yang ada sekarang hanya 03 yakni persatuan Indonesia,"tandas Wabup sambil mengatakan bahwa bahwa tidak ada bangsa yg besar kalau tidak bersatu dan rukun.

 
Selain terkait pilpres, Wabup juga menjelaskan terkait janji kampanye seragam gratis bagi siswa/siswi SD/MI dan SMP/Mts. Bahwa tahun 2019 program tersebut sudah bisa terlaksana. “Jadi bagi siswa siswi baru SD/MI, SMP/MTS baik swasta maupun negeri tahun ini sudah bisa mendapatkan seragam gratis tersebut,”tandas Wabup.

 
Sebelum mengakhiri sambutan, Wabup juga memohonkan maaf karena Bupati tidak dapat hadir dalam acara tersebut, hal ini dikarenakan saat ini bupati sedang menunaikan ibadah umrah.

 
Pada paginya, Ratusan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno, mengarak keliling bangunan yang terbuat dari hasil bumi seperti padi, sayur-sayuran, dan buah-buahan sebelum dibawa ke GKJW Mojowarno, Jombang untuk dilelang.


“Hasil lelang nanti akan digunakan untuk kebutuhan gereja, membantu warga kurang mampu dan memberi pelayanan maksimal,” kata Pendeta GKJW Mojowarno Muryo Jayadi, 

Terdapat tujuh blok unduh-unduh yang diarak. Yakni, enam blok dari jumlah dusun yang ada di Desa Mojowarno. Yakni, Blok Dusun Mojowarno, Blok Mojoroto, Blok Mojotengah, Blok Mojojejer, Blok Mojowangi, dan Blok Mojodukuh.
 
Diungkapkan Ketua Majelis Jemaat GKJW Mojowarno, Muryo Jayadi, setiap tahun di musim panen, umat kristiani di Mojowarno selalu menggelar tradisi perayaan Hari Raya Unduh-unduh. Harapannya, panen mendatang lebih baik. Selain itu sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas panen yang berlimpah.

 
“Kegiatan seperti ini juga mengajarkan kepada jemaat agar memiliki kepedulian terhadap gereja dan sesama umat manusia lainnya. Juga untuk mensyukuri nikmat yang diberikan Tuhan,”ungkap Jayadi. (Humas Protokol)