Home » Artikel dan Berita » Warta Jombang

Giliran Kepala Sekolah SD Se Kabupaten Jombang Ikuti Sosialiasi Pengadaan Kain Seragam Sekolah

Ini adalah kali ketiga sosialisasi pengadaan kain seragam sekolah  untuk jenjang Pendidikan Dasar SD/MI/SMP/MTs Negeri/Swasta di kabupaten Jombang tahun 2019. Peserta kali ini adalah seluruh kepala sekolah SD Negeri/Swasta se Kabupaten Jombang serta dihadiri Forum Kelompok Kerja  Kepala Sekolah dari 21 Kacamatan.  Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan di pendopo kabupaten Jombang,  Kamis (10/4/2019).

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan bahwa  Program pengadaan kain seragam ini bukan hanya tentang janji Bupati dan Wakil Bupati, tetapi juga menunjang program nasional dengan mengalokasikan 20% APBD untuk pendidikan, agar anak didik dapat memanfaatkan seragam tersebut untuk mengurangi beban dari wali murid. Seragam diberikan kepada seluruh siswa baru jenjang SD/MI, SMP/MTs Negeri/Swasta yang berada di wilayah kabupaten Jombang, tanpa melihat mampu maupun tidak mampu, kecuali bantuan lain yang memang dikhususkan untuk yang tidak mampu.

“Sekitar 47.114 total jumlah siswa baru SD/MI, SMP/MTs Negeri/Swasta yang akan mendapatkan paket kain seragam sekolah gratis tanpa ongkos jahit. Namun  kualitas kain dipilihkan yang paling  bagus, awet dan dapat menyerap keringat, serta siap didistribusikan sebelum memasuki tahun ajaran baru”, tutur Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab.


Drg. Budi Nugroho MPPM , Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, mengatakan bahwa agenda sosialisasi  ketiga dan terakhir bagi jajaran pendidikan, baik di wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun wilayah Kementrian Agama ini perlu untuk mengetahui dan memahami mekanisme pengadaan, pembagian dan distribusi kain seragam dari 550 SD Negeri/Swasta.

Menurut Budi Nugroho, mulai tahun ini, Bupati memberikan perhatian yang sama untuk SD/MI,  agar tidak terjadi kecemburuan antara SD dan MI baik Negeri/Swasta pada pembagian kain seragam semua disamaratakan dan digratiskan oleh Bupati Jombang.

Ini  merupakan komitmen bersama mewujudkan Jombang berkarakter dan berdaya saing. Selain itu, penguatan pendidikan karakter yang sudah dijalankan dan yang di cita-citakan Bupati bersama Wakil Bupati, bukan hanya semata-mata persoalan seragam, namun lebih dari kepedulian, keseriusan pemerintah bahwa penguatan pendidikan karakter menjadi satu-satunya yang harus diperjuangkan, karena tantangan generasi ke depan sungguh sangat luar biasa.
 

“Kedepan nanti model manajemen sekolah betul-betul bisa membawa sekolah ke arah standar nasional pendidikan seperti yang sudah ditentukan. Sejak awal sudah komitmen Kabupaten Jombang tidak ada dikotomi antara pendidikan yang berbasis Agama maupun yang berbasis Sekolah. Dalam rangka bersama mewujudkan Jombang yang karakter dan berdaya saing  program pemerintah daerah Kabupaten Jombang 50%  diperuntukkan  di Dinas Pendidikan yang selanjutnya nanti masuk pada Sekolah Diniyah yang dilakukan pada semester pertama 2019,  selanjutnya ini menjadi tanggung jawab bersama agar generasi bangsa ini sesuai dengan yang dicita-citakan, harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar,  A. Rofik menjelaskan secara teknis kepada seluruh peserta bahwa  pengadaan kain seragam targetnya sampai tahun 2024 dan diberikan kepada peserta didik baru tahun ajaran 2019-2020. Ada 3 jenis pakaian yakni seragam pramuka, seragam nasional dan pakaian olahraga.

 “Kualitas seragam yang akan diberikan diatas rata-rata, dalam bentuk kain gelondongan. Ketika nanti ada kecacatan pada kain dapat menghubungi Dinas Pendidikan danKLebudayaan yang nantinya akan diretur dan diambil sebagai bentuk garansi,” tegasnya.

Setelah itu diberikan surat edaran untuk modelnya dan yang paling utama adalah tingkat kenyamanan pakaian tersebut, meskipun pakaian sudah sesuai dengan standar SNI yang ada, pihaknya akan membagikan Kuisioner sebagai bahan analisa, masukan  dan perencanaan program di tahun berikutnya. (Humas Protokol)